Uji Aktivitas Antioksidan Dan Toksisitas Ekstrak Metanol Hormophysa cuneiformis

Penulis

  • Riong Seulina Panjaitan Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Rony Tua Simbolon Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Yulius Evan Christian Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Kata Kunci:

Bioaktivitas, skrining fitokimia, maserasi, metode DPPH

Abstrak

Hormophysa cuneiformis merupakan salah satu jenis makroalga laut
cokelat yang memilki kandungan kimia dan bioaktivitas. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui waktu optimum ekstraksi terbaik untuk
menghasilkan % rendemen yang maksimal, aktivitas antioksidan dan
toksisitas dari ekstrak metanol Hormophysa cuneiformis. Tahapan
penelitian ini, meliputi sampling dan preparasi makroalga, maserasi
Hormophysa cuneiformis, skrining fitokimia, pengujian aktivitas
antioksidan dengan metode DPPH (2,2 diphenyl-1-picrylhidrazyl) dan
uji toksisitas menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality
Test). Hasil penelitian ini diperoleh % rendemen ekstrak metanol
Hormophysa cuneiformis sebesar 6,76 % dengan waktu ekstraksi 72
jam (tiga hari). Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak
metanol Hormophysa cuneiformis memiliki senyawa flavonoid dan
steroid. Hasil uji aktivitas antioksidan diketahui bahwa nilai IC50
ekstrak metanol maserasi Hormophysa cuneiformis adalah 59,47 μg/
mL. Selanjutnya, hasil uji toksisitas diketahui nilai LC50 bahwa ekstrak
metanol maserasi Hormophysa cuneiformis sebesar 217,859 μg/mL.

Unduhan

Diterbitkan

2024-01-18