Literatur Review: Analisis Minimalisasi Biaya Antibiotik pada Pasien Demam Tifoid di Indonesia

Penulis

  • Baha Udin Program Studi S1 Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang
  • Yusransyah Yusransyah Program Studi S1 Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang
  • Surya Ahmaddhani Program Studi S1 Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang

Kata Kunci:

Analisis Minimalisasi biaya, Antibiotik, Demam tifoid, Kajian Literatur

Abstrak

Demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri
Salmonella Typhii pada salauran pencernaan sehingga antibiotik menjadi
terapi utama. Antiobiotik menjadi kelompok terapi yang memiliki anggran
cukup tinggi di Rumah Sakit Tujuan penelitian ini, yaitu mengetahui jenis
terapi antibiotik dengan biaya yang paling ekonomis atau biaya yang paling
ekonomis. Metode yang digunakan yaitu literatur review melalui google
scholar. Artikel yang digunakan pada review ini merupakan artikel
yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Setelah melakukan
penelusuran artikel, didapatkan 3 artikel yang memenuhi kriteria inklusi
dan eksklusi sehingga dapat digunakan pada review ini. Terapi antibiotik
yang dibandingkan pada review ini, diantaranya seftriakson, sefiksim,
kloramfenikol, siprofloksasin, levofloksasin dan sefotaksim. Terapi
antibiotik yang memiliki biaya paling minimal yaitu seftriakson dengan
total rata-rata biaya per pasien sebesar Rp. 1.637.376

Unduhan

Diterbitkan

2024-01-18