Uji Toksisitas Akut Ekstrak Buah Ketapang (Terminalia catappa L) Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)

Penulis

  • Maulita Indrisari Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar
  • Andi Paluseri Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar
  • Siti Rahimah Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar
  • Nur Khairi Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar
  • Lukman Muslimin Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar
  • Gracia Cindy Gloria Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar

Abstrak

Buah ketapang (Terminalia Catappa L) merupakan salah satu obat
tradisional yang mengandung antioksidan dan banyak digunakan oleh
masyarakat untuk mengobati penyakit diabetes mellitus. Buah ketapang
mengandung senyawa yang berkhasiat sebagai antidiabetes yaitu sianidin3-glukosida. Selain itu buah ketapang juga mengandung koriligan, asam
elagat, asam galat, dan pentosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
efek toksisitas akut ekstrak buah ketapang dengan metode Brine Shrimp
Lethality Test (BSLT) terhadap larva udang Artemia salina Leach. Simplisia
buah ketapang di ekstraksi menggunakan metanol menggunakan metode
maserasi. Dilakukan skrining fitokimia diperoleh hasil bahwa ekstrak buah
ketapang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, steroid. Selanjutnya
dilakukan pengujian toksisitas akut dengan metode Brine Shrimp Lethality
Test (BSLT) untuk menentukan nilai LC50 pada konsentrasi 10, 20, 30 40
dan 50 ppm serta kontrol negatif. Pengamatan terhadap kematian Artemia
salina Leach diamati selama 24 jam. Hasil analisis data menggunakan
metode analisis probit, dimana diperoleh hasi uji toksisitas akut ekstrak
etanoI dengan nilai LC50 yaitu 14,78 µg/ml, sehingga dapat disimpulkan
bahwa ekstrak buah ketapang memiliki niIai toksisitas daIam kategori
toksik terhadap larva Artemia salina Leach.

Unduhan

Diterbitkan

2024-01-18