Kajian Pola Pengobatan Congestive Heart Failure (CHF) Terhadap Kejadian Adverse Drug Reaction (ADR) Di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin Makassar

Penulis

  • Suwahyuni Musa Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar
  • Dewi Purwaningsih Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar
  • Astiti Aulia Latamac Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar

Kata Kunci:

Congestive Heart Failure, Treatment Pattern, Adverse Drug Reaction

Abstrak

Congestive heart failure (CHF) merupakan ketidakmampuan jantung
untuk memompa darah dalam memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh
sehingga dibutuhkan penanganan yang tepat agar tidak berpotensi terjadi
Adverse Drug Reaction (ADR). Penelitian ini bertujuan mengkaji pola
pengobatan yang dapat menyebabkan kejadian Adverse Drug Reaction
(ADR) pada pasien Congestive Heart Failure (CHF) Di RS Pendidikan
Universitas Hasanuddin Makassar. Penelitian ini bersifat deskriptif
kuantitatif berdasarkan data rekam medik pasien rawat inap sebanyak
32 periode 2020-2021. Analisis kejadian ADR untuk menilai tingkat
probabilitas digunakan skala Naranjo. Hasil penelitian pada pasien CHF
ditemukan 17 kejadian ADR berdasarkan pola pengobatan paling banyak
digunakan obat golongan Diuretik, golongan Nitrat, golongan ACE-I serta
Antiplatelet. Adapun obat yang diduga dapat menyebabkan ADR yaitu
obat golongan ACE-I, ARB serta Diuretik sehingga dari hasil penilaian
kausalitas terhadap pasien yang mengalami ADR didapatkan (43,7%)
termasuk dalam kategori probable dan (9,4%) termasuk dalam kategori
possible ADR sehingga dapat disimpulkan bahwa pola pengobatan CHF
dapat berpotensi terjadinya Adverse Drug Reaction (ADR).

Unduhan

Diterbitkan

2024-01-16